Oktober 2020

Pengertian dan Macam-macam Hukum Newton



    Hukum newton adalah hukum yang menggambarkan hubungan antara gaya yang bekerja pada suatu benda dan gerak yang disebabkannya. Hukum gerak ini merupakan pondasi mekanika klasik yang dijabarkan dalam tiga Hukum Fisika

    Sesuai dengan namanya, Hukum Newton dikemukakan oleh seorang ahli fisika,matematika, dan filsafat dari Inggris yang bernama Sir Isaac Newton (1643-1722). Ia menemukan hukum gravitasi, hukum gerak, kalkulus, teleskop pantul, dan spectrum

 

HUKUM NEWTON I

“Jika resultan pada suatu benda sama dengan nol,maka benda yang diam akan tetap diam dan benda yang bergerak akan tetap bergerak dengan kecepatan tetap.” Maka benda cenderung mempertahankan keadaannya, benda yang diam cenderung akan diam dan benda yang bergerak cenderung akan bergerak. Oleh karena itu Hukum Newton 1 juga disebut sebagai Hukum kelambaman atau Hukum Inersia

Contoh Hukum Newton 1 :

            Dapat kamu amati dalam kehidupan sehari-hari atau kamu lakukan dalam keseharianmu, sepeda yang sedang melaju atau bergerak kemudian direm secara mendadak maka badan kamu akan maju atau terdorong ke depan. Itulah yang dimaksud dengan Kecenderungan untuk tetap melaju.

            Contoh lain adalah kamu sedang duduk di mobil yang sedang diam kemudian bergerak secara mendadak maka badan kamu akan terdorong ke belakang. Itulah yang dimaksud dengan Kecenderungan untuk tetap diam.

            Contoh-contoh tadi merupakan besaran inersia dari suatu benda. Semakin besar massa suatu benda, maka akan semakin besar gaya yang dibutuhkan untuk membuat benda tersebut melakukan percepatan atau akselerasi. Dan massa benda yang besar akan lebih susah untuk digerakkan dari posisi diam dan akan susah dihentikan pada saat bergerak.

 

HUKUM NEWTON II

“Percepatan sebuah benda berbanding lurus dengan gaya total yang bekerja padanya dan berbanding terbalik dengan massanya. Arah percepatan sama dengan arah gaya total yang bekerja pada benda itu.”

Hukum Newton 2 dinotasikan dengan rumus:

                        SF = m.a

SF = gaya total yang bekerja pada benda (N)

m = massa benda (kg)

a = percepatan benda (m/s2)

 

HUKUM NEWTON III

“Ketika suatu benda memberikan gaya pada benda kedua, benda kedua tersebut memberikan gaya yang sama besar tetapi berlawanan arah dengan benda pertama”.

Contoh Hukum Newton 3 dalam kehidupan sehari-hari :

Seseorang memakai sepatu roda dan berdiri menghadap tembok. Jika orang tersebut mendorong tembok,maka tembok mendorongnya dengan arah gaya yang berlawanan.

 

 

Hukum Newton III dinotasikan dengan rumus :

                        F1 = - F2

                    Faksi = - Freaksi

F1 = gaya yang akan diberikan pada benda 2 (N)

F2 = gaya yang diterima kembali pada benda 1 (N)

 

Contoh Soal :

 



Kereta M dipercepat ke kanan dengan percepatan a0 = 2 m/s2. Abaiakan semua gesekan, massa katrol, dan juga massa tali. Anggap g= 10 m/s2. Jika m1 = 2 = m3 = 2 kg maka tegangan tali T pada sitem . . . .

A.    8N

B.     12N

C.     15N

D.    20N

E.     25N

 

Pembahasan :

Karena yang mengalami percepatan adalah kereta M, maka kotak yang juga mengalami percepatan yang nilai dan arahnya sama adalah kotak 3 karena terletak secara vertical di sebelah kanan, serta kotak 2 karena terhubung dengan kotak 3. Percepatan pada kotak satu tidak sama dengan nilai percepatan pada kotak 2 dan 3.

Persamaan Hukum Newton 2 pada kotak 1 secara horizontal dapat ditulis dengan :

                        SF1 = m1 . a1

                        T = m1 . a1

            T = m1 . a1 ( tidak dapat dihitung)

 

Persamaan pada kotak 2 secara horizontal dapat ditulis dengan :

                        SF2 = m2 . a

                        T2 T = m2 . a

                        T2 ­ = m2 . a + T

 

Persamaan pada kotak 3 secara vertkal dapat ditulis dengan

                        SF3 = m3 . a

m 3 . g – T2 = m 3 . a ( substitusikan dengan persamaan kotak 2)

 

                        m3 . g – (m2 . a + T ) = m3 . a

                        m3­.. g – m2 . a – T = m3 . a

                        m3. g – T = m. a + m2 . a

                        m3 g – T = ( m3 + m2) a

Kita dapat mencari nilai sebesar :

T = m3 . g – (m3 + m2) a

T = (2kg)(10 m/s2) – (2kg + 2kg) 2 m/s2 = 12 N

Jadi tegangan tali T pada sistem sebesar 12 N (B)

 



 Cara Menambahkan Font di CorelDraw


 

Coreldraw biasa digunakan untuk membuat template desain poster, undangan, pamflet, logo, dan lain-lain. Di saat menggunakan salah satu software desain corel draw ini kurang lengkap jika hanya menggunakan font-font bawaan dari sistem operasi windows. Terbukti bahwa sebuah desain pastilah memiliki tulisan, dan font berperan dominan di sebuah desain.

Tidak perlu kawatir di artikel ini akan kita ulas bersama bagaimana cara menambahkan font ke corelDraw, Coreldraw yang saya gunakan di artikel ini merupakan versi X7.

Perlunya sebelum melakukan pemasangan font atau menambahkan font kita harus mempersiapkan bahan-bahannya terlebih dahulu :

            a. CorelDraw (Unduh Disini)

            b. Font, anda bisa mendownloadnya di

                        - Dafont

                        - 1001freefonts

                        - 1001fonts

                        - fontsquirrel

                        - fontspace

Langkah-langkah ini dipandu dengan gambar :

1. Di langkah pertama ini saya anggap kita sudah memiliki font yang akan dipasang. Saya contohkan. Saya mengunduh font dari dafont dengan nama “Sushi King”. Extract file font yang telah di unduh.


2. Buka Bitstream Font Navigator. Bisa and cari di Start > CorelDraw > Bitstream Font Navigator. Aplikasi ini ada secara otomatis ketika anda memasang coreldraw.

3. Mari kita mulai melakukan pemasangan font dengan cara mencari di mana letak font tadi. Dengan cara Klik “File > Find Fonts” . Disini saya memasang font “Sushi King”

4. Arahkan ke tempat anda menyimpan font, klik tanda centang pada kiri folder tempat anda menyimpan font. Kemudian klik OK. Tunggu beberapa saat untuk proses memindai font.

5. Setelah itu cari font tadi, font yang saya pasang tadi bernama “Sushi King” setelah itu, klik kiri > tekan terus geserkan ke kolom kanan (Installed Fonts).

6. Pastikan font anda telah terpasang. Lihat gambar.

Begitulah kira-kira cara yang begitu mudah. Sebenarnya cara ini dapat diringkas lagi, hanya membuka Bitstream Font Navigator lalu cari font anda. Setelah itu drag font tadi dari kolom kiri ke kolom kanan agar font terpasang. Jangan lupa cek terlebih dahulu font tadi di kolom kanan untuk memastikan apakah benar-benar font tersebut terpasang.